Senin, 02 Juli 2012

Anies Baswedan: Indonesia Miskin Negarawan


Rektor Universitas Paramadina Jakarta, Anies Baswedan berpendapat, Indonesia saat ini miskin terhadap sosok-sosok negarawan. Situasi ini muncul karena para elite politik tidak bisa memberikan teladan kepada masyarakat.

Hal itu dikatakan Anies dalam seminar nasional 'Merindukan Negarawan' yang digelar di Jakarta, Kamis (24/5). Dalam seminar itu hadir juga sebagai pembicara Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Ryamizard Ryacudu, dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri sebagai pembicara kunci.

Dalam pemaparannya, Anies mengatakan, seorang sosok negarawan itu selalu bisa hadir untuk memberikan harapan kepada pengikutnya. "Jangan meratap," ujar Anies.

Anies juga mengatakan, untuk menjadi seorang negarawan maka orang tersebut harus bisa mengikuti kata hati nurani dan berani menjalankannya. Ia juga mengatakan, seorang negarawan itu akan selalu menarik perhatian wartawan dan juga sejarawan.

"Nah mengapa kita sekarang merasa sepi terhadap sosok negarawan? Penyebabnya karena mereka yang berada di panggung itu tidak bisa memberikan teladan yang baik di rumah-rumah," sebut Anies.

Lebih lanjut Anies mengatakan, seorang negarawan itu tidak hadir untuk memecahkan masalah seorang diri. Tetapi para pendiri negara ini hadir memecahkan masalah dengan cara mengajak semua orang. "Itulah yang dilakukan oleh negarawan-negarawan kita dulu seperti Bung Karno, Bung Hatta dan lain sebagainya," ujarnya mengakhiri

Sumber: REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --

Sabtu, 16 Juni 2012


Beastudi Etos Gembleng Mahasiswa Jadi Negarawan
Semarang, ANTARA Jateng - Beastudi Etos bersama Dompet Dhuafa akan menggembleng sekitar 150 mahasiswa dari keluarga sederhana penerima beasiswa dari lembaga ini untuk menjadi negarawan muda dalam Temu Etos Nasional 2012 yang berlangsung di Semarang pada 14-19 Juli 2012.
Koordinator Humas Temu Etos Nasional (Tens) 2012, Jafar Arifin, dalam keterangannya di Kantor ANTARA Biro Jawa Tengah di Jalan Veteran 1 B Semarang, Rabu, menjelaskan, peserta berasal dari mahasiswa penerima Beastudi Etos dari 14 perguruan tinggi negeri.
Akan tetapi, kata Jafar, mahasiswa nonpenerima beastudi dan warga Semarang lain juga boleh mengikuti sejumlah kegiatan yang akan menghadirkan mantan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Bos Jamu Sido Muncul Irwan Hidayat, tokoh Dompet Dhuafa Erie Sudewo, Rektor Undip Prof. Sudharto P. Hadi, serta sejumlah motivator dan alumni penerima Beastudi Etos yang sukses.
Tens bertujuan untuk menumbuhkan semangat bangga sebagai bangsa Indonesia, membekali kemampuan rekayasa sosial, membangun jaringan untuk menguatkan gerakan cinta sebagai bangsa Indonesia dengan mahasiswa sebagai poros penggerak.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan bisa menjadi media untuk membangun jaringan dengan lembaga-lembaga yang memiliki vis pengabdian kepada bangsa.
Lembaga Beastudi Etos dan Dompet Dhuafa telah memberikan beasiswa kepada ribuan lulusan SLTA pintar dari keluarga sederhana untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi, terutama negeri.
Selain memberikan beastudi hingga delapan semester, lembaga tersebut secara berkelanjutan juga memberikan motivasi dan pelatihan peningkatan kapasitas diri.

Sumber : http://www.antarajateng.com/detail/index.php?id=62186#.T9xsI3rN7To

Kamis, 24 Mei 2012

51 hari lagi.......

TENS 2012,,,,,,,,,,,,,,,,,, Are you Ready.................?????????????????????? Etoser Negarawan......



Jumat, 04 Mei 2012


Apa kabar Peserta TENs 2012 ...??

ni ada penugasan baru buat kalian :)

silahkan mengisi lembar mutabaah'nya ya...

format file bisa di download d sni...

--> format mutaba'ah

SEMANGAT NEGARAWAN MUDA...!!

MerdekA